“Bagaimana Menolong Saya?”
Oleh Andrew Comiskey
Pengakuan Mereka yang Bergumul dengan Homoseksual di Gereja
1) Saya perlu membagikan secara terbuka dan secara jujur mengenai perasaan-perasaan homoseksual saya. Saya merasakan ketertarikan saya ini buruk, tetapi rasa malu dan kesepian saya hanya membuat ketertarikan saya makin memburuk. Saya perlu mengakui ketertarikan saya ini, begitu juga berbagai pelampiasan penuh dosa dari kecenderungan saya ini kepada orang yang bisa dipercaya seperti Anda. Ucapan-ucapan Anda mengenai pengampunan dan penerimaan Anda adalah kunci pemulihan saya.
2) Penerimaan Anda terhadap saya dalam menerima pergumulan saya mulai menghancurkan kebohongan bahwa saya adalah orang yang paling berdosa dan “pantas dihakimi”. Dukungan Anda menolong saya untuk mempercayai bahwa Yesus adalah Pembela saya. Saya mulai melihat bahwa Yesus makin mendekati saya dalam kelemahan saya untuk menguatkan saya. Ia tidak menjauhi saya dan berharap saya menjadi lebih baik di dalam Kesendirian saya. Terima kasih untuk kesediaan Anda dan menolong saya melihat bahwa pemulihan adalah suatu proses.
3) Karena perasaan-perasaan ini begitu kuat dalam diri saya, dan karena seringkali saya sangat ingin mengikuti perasaan itu. Maka saya membutuhkan kebenaran mengenai apa yang benar dan apa yang salah. Saya tidak membutuhkan Alkitab yang dilemparkan begitu saja kepada saya. Saya sungguh membutuhkan kejelasan Firman Tuhan mengenai seksualitas saya. Jangan perlakukan saya berbeda dari yang lainnya. Anda menegur saya ketika Anda berkata, “Batas-batas diterapkan pada setiap orang, tanpa memandang kecenderungan-kecenderungan mereka.” Saya dulu berharap dikecualikan tetapi Anda menyuruh saya harus bertanggung jawab. Saya tidak menyukainya tetapi saya butuh hal-hal tersebut.
5) Terima kasih untuk perlakuan kepada saya seperti saudara-saudara seiman lainnya dan bukan sebagai “homoseksual”. Anda telah menolong saya mempercayai kebenaran bahwa identitas saya yang sebenarnya adalah dalam Kristus dan dalam komunitasNya. Anda juga berdoa bagi saya untuk menerima berkat-berkat Bapa sebagai seorang manusia laki-laki atau perempuan. Itulah yang benar-benar telah menolong saya. Roh Kudus telah membuat hati saya makin hari makin kuat.
6) Terima kasih untuk dorongan Anda yang memperbesar harapan pemulihan saya. Untuk pertama kalinya saya merasa seperti saya mendapat masa depan dengan relasi yang benar juga kemungkinan saya menikah bahkan menikmati keintiman heteroseksual. Terima kasih juga untuk tuntunan terhadap saya kepada konselor Kristen itu dan kursus pemulihan Living Waters. Dalam pertolongan-pertolongan khusus dan keterlibatan saya dalam gereja, saya ada dalam jalur yang benar menjadi manusia laki-laki atau perempuan sebagaimana Tuhan menciptakan saya adanya.
------------------------------------------
Pengakuan Mereka yang Bergumul dengan Homoseksual di Gereja
1) Saya perlu membagikan secara terbuka dan secara jujur mengenai perasaan-perasaan homoseksual saya. Saya merasakan ketertarikan saya ini buruk, tetapi rasa malu dan kesepian saya hanya membuat ketertarikan saya makin memburuk. Saya perlu mengakui ketertarikan saya ini, begitu juga berbagai pelampiasan penuh dosa dari kecenderungan saya ini kepada orang yang bisa dipercaya seperti Anda. Ucapan-ucapan Anda mengenai pengampunan dan penerimaan Anda adalah kunci pemulihan saya.
2) Penerimaan Anda terhadap saya dalam menerima pergumulan saya mulai menghancurkan kebohongan bahwa saya adalah orang yang paling berdosa dan “pantas dihakimi”. Dukungan Anda menolong saya untuk mempercayai bahwa Yesus adalah Pembela saya. Saya mulai melihat bahwa Yesus makin mendekati saya dalam kelemahan saya untuk menguatkan saya. Ia tidak menjauhi saya dan berharap saya menjadi lebih baik di dalam Kesendirian saya. Terima kasih untuk kesediaan Anda dan menolong saya melihat bahwa pemulihan adalah suatu proses.
3) Karena perasaan-perasaan ini begitu kuat dalam diri saya, dan karena seringkali saya sangat ingin mengikuti perasaan itu. Maka saya membutuhkan kebenaran mengenai apa yang benar dan apa yang salah. Saya tidak membutuhkan Alkitab yang dilemparkan begitu saja kepada saya. Saya sungguh membutuhkan kejelasan Firman Tuhan mengenai seksualitas saya. Jangan perlakukan saya berbeda dari yang lainnya. Anda menegur saya ketika Anda berkata, “Batas-batas diterapkan pada setiap orang, tanpa memandang kecenderungan-kecenderungan mereka.” Saya dulu berharap dikecualikan tetapi Anda menyuruh saya harus bertanggung jawab. Saya tidak menyukainya tetapi saya butuh hal-hal tersebut.
4) Hal-hal tersebut menolong saya memahami bahwa perasaan-perasaan ketertarikan seks sejenis mengandung pesan-pesan tersirat mengenai kebutuhan saya terhadap rasa aman dan konfirmasi terhadap saya sebagai seorang laki-laki atau perempuan. Itu sangat berarti bagi saya. Saya selalu memiliki perasaan rendah dalam hubungan terhadap sesama jenis saya. Pengertian tersebut menolong saya menolak aspek erotis dari pergumulan saya dan juga pada waktu yang sama menerima kebenaran bahwa saya membutuhkan persahabatan yang sehat dan saling mendukung dengan orang-orang lain.
5) Terima kasih untuk perlakuan kepada saya seperti saudara-saudara seiman lainnya dan bukan sebagai “homoseksual”. Anda telah menolong saya mempercayai kebenaran bahwa identitas saya yang sebenarnya adalah dalam Kristus dan dalam komunitasNya. Anda juga berdoa bagi saya untuk menerima berkat-berkat Bapa sebagai seorang manusia laki-laki atau perempuan. Itulah yang benar-benar telah menolong saya. Roh Kudus telah membuat hati saya makin hari makin kuat.
6) Terima kasih untuk dorongan Anda yang memperbesar harapan pemulihan saya. Untuk pertama kalinya saya merasa seperti saya mendapat masa depan dengan relasi yang benar juga kemungkinan saya menikah bahkan menikmati keintiman heteroseksual. Terima kasih juga untuk tuntunan terhadap saya kepada konselor Kristen itu dan kursus pemulihan Living Waters. Dalam pertolongan-pertolongan khusus dan keterlibatan saya dalam gereja, saya ada dalam jalur yang benar menjadi manusia laki-laki atau perempuan sebagaimana Tuhan menciptakan saya adanya.
------------------------------------------
dikutip dari buku...
KERAJAAN ALLAH & HOMOSEKSUAL:
Penuntun dan Pandangan Alkitabiah bagi Pemimpin-pemimpin Kristen
Oleh: Andrew Comiskey
----------------------------------------
Judul Asli
The Kingdom of God and the Homosexual
Judul Terjemahan
Kerajaan Allah dan Homoseksual: Penuntun dan Pandangan Alkitabiah bagi Pemimpin-pemimpin Kristen
Hak Cipta Internasional © 2000 oleh Desert Stream Ministries
Semua hak cipta harus seizin
Diterbitkan di Indonesia oleh:
Pancaran Anugerah
P.O. Box 3061
Denpasar, Bali 80030 INDONESIA
Versi revisi: Juni 2007
Semua kutipan Alkitab menggunakan Alkitab Terjemahan Baru, Lembaga Alkitab Indonesia.
International Standard Book Number: 1-930159-02-1
Alih bahasa: Hadi Subroto Giarto
________________________________________
ANDREW COMISKEY
Direktur Eksekutif Desert Stream Ministries
Andrew Comiskey (M.Div.) telah melakukan pelayanan yang luas dengan pemulihan seksual dan hubungan yang rusak. Ia mendapatkan gelar Master of Divinity dari Fuller Theological Seminary. Ia pendiri dan direktur Desert Stream Ministries, pelayanan penjangkauan seksual dan hubungan yang rusak. Pelayanan Andy berkembang melalui pergumulannya sendiri dengan gaya hidup homoseksual dan pengalamannya sebagai seorang suami dari istri tercinta Annette dan ayah empat orang anak. Ia adalah penulis Pursuing Sexual Wholeness, Strength in Weakness, dan program pemulihan CROSSCURRENT dan Living Waters. Andy telah menjadi pembicara interdenominasi, di seluruh dunia dalam penebusan seksual dan pemulihan untuk seksual dan hubungan yang rusak dalam gereja lokal.
Desert Stream Press
www.desertstream.org
Diterbitkan di Indonesia oleh PANCARAN ANUGERAH
(Living Waters-Indonesia)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|



